Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan Menurut Psikologis

Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan Menurut Psikologis
Cara Mengatasi Anak Yang Susah Makan Menurut Psikologis

Orang tua yang mana yang tidak akan mempunyai rasa ke khawatiran jika anak susah makan. Sedangkan makanan tersebut untuk anak merupakan hal yang sangat penting dikarenakan dalam mas pertumbuhan bagian tubuh.

Sedangkan makan untuk anak mempunyai tiga fungsi yang sangat baik, yaitu untuk pemenuhan kebutuhan akan gizi dan energi, edukasi serta entertainment. Sebagai orang tua sangatlah perlu untuk mengetahui cara mengatasi anak yang susah makan.

Masalah anak susah makan haruslah segera kita atasi dengan baik, namun tidak dengan cara memaksa anak untuk bisa menghabiskan makanan dalam porsi yang berlebihan. Kita harus mencari tahu terlebih dahulu penyebab dari anak yang susah makan agar kita bisa mengetahui cara mengatasi anak yang susah makan.

Jika dilihat dari sebuah psikologis anak, penyebabnya yaitu sebagai berikut. Rasa cemas selalu sering dialami oleh balita. Contohnya yaitu cemas berpisah dengan orang tua dikarenakan akan berpikir menjadi sesuai yang buruk yang bisa menimpa orang tuanya. Cemas berada di tempat yang baru. Misalnya ketika anak mulai bersekolah dan yang lainnya. Kecemasan seperti itu akan muncul sering kali disertai dengan gejala fisiologis atau pun perilaku seperti gelisah, berdebar-debar, berkeringat dingin, sulit konsentrasi dan yang lainnya. Kondisi seperti ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap pola makan anak termasuk akan membuat anak akan menjadi lebih sulit untuk makan.

Anak yang mengalami depresi akan mengalami 2 masalah makan seperti makan yang berlebihan atau pun tidak akan terkendali sehingga akan membuat anak menderita penyakit obesitas atau pun anak akan menjadi sulit untuk makan. Depresi banyak sekali dialami oleh anak yang masih berusia sekolah. Pernyebabnya pun bermacam-macam. Ada yang dikarenakan korban ejekan teman-teman, di goda, mendapatkan tindakan kekerasan dan yang lainnya. Jika anak makan dan juga rewel, kemudian di respon oleh orang tua dengan cara tidak sabar dan juga memaksa anak, maka peristiwa makan akan menjadi hal yang tidak sangat menyenangkan bagi anak. Akibatnya, anak akan menjadi lebih sulit untuk makan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *