Tips Membeli Mainan Bayi

Mainan merupakan salah satu benda yang sangat digemari oleh anak-anak. Sekarang ini mainan sudah tersedia berbagai macam bentuk dan modelnya, diantaranya adalah puzzle, lego, boneka, dan masih banyak lagi mainan lainnya. Akan tetapi, dari semua jenis mainan tersebut, tentu tidak semuanya aman karena baru-baru ini muncul isu bahwa di dalam mainan anak terdapat zat berbahaya yang tentunya membahayakan kesehatan sang buah hati. Oleh karena itu sebelum anda memutuskan untuk membeli mainan, maka alangkah baiknya jika anda memperhatikan terlebih dahulu apakah makanan tersebut sudah aman atau tidak bagi sang buah hati. Lantas, bagaimana cara mempertimbangkan keamanan dari mainan anak tersebut? Sebagai salah satu solusinya adalah anda harus terlebih dahulu mengetahui tips membeli
mainan bayi? Apa saja tipsnya, berikut adalah jawabannya :

Mainan Bayi
Mainan Bayi
  1. Mainan yang dibeli harus sesuai dengan usia anak
  2. Menghindari pembelian mainan yang memiliki tekstur tajam dan kasar
  3. Memilih mainan yang berukuran cukup besar, sehingga mengurangi resiko kepada sang bayi untuk memasukkan mainannya tersebut ke dalam mulutnya
  4. Membeli mainan yang dapat dicuci sehingga kuman yang terdapat pada mainan tersebut dapat dihilangkan
  5. Menghindari pembelian mainan yang memiliki pita, tali ataupun benang yang memiliki ukuran panjang lebih dari 30 cm

Kelima tips memilih mainan bayi di atas diharapkan dapat membantu memudahkan anda sebagai orang tua dalam menjaga keamanan dan keselamatan sang buah hati. Saat ini, alat bermain untuk anak yang paling disarankan adalah merk Switzal. Pasalnya semua produk Zwitsal telah teruji secara klinis akan kebersihannya. Selain itu juga sudah terbukti aman untuk bayi. Dengan begitu anda tidak akan khawatir lagi saat sang buah hati tengah bermain. Perlu diingat juga bahwa sebagai orang tua, anda juga harus selalu memastikan bahwa mainan dalam keadaan yang bersih. Tidak hanya itu, anda juga harus memastikan mengenai kondisi dari mainan tersebut, apakah masih layak dipakai atau tidak. Terakhir, anda juga harus membiasakan anak untuk mengembalikan mainannya ke tempat semula.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *