Macam Macam Zakat dan Perhitungannya

Bersama ini akan disampaikan macam-macam zakat dan cara penghitungannya yaitu:

Zakat Emas dan Perak

Zakat Emas dan Perak
Zakat Emas dan Perak

Pengertian Zakat Emas  dan Perak adalah zakat yang wajib dikeluarkan atas emas dan perak yang dimiliki lebih dari kewajaran, yang telah mencapai haul dan nishabnya. Dalil yang menyatakan kewajibannya bersumber dari Al-Qur’an (QS. 9:35),

Yang dimaksud dengan haul zakat emas yaitu sudah dimiliki atau disimpannya emas tersebut selama setahun oleh pemiliknya berdasarkan perhitungan tahun Qamariah (mis: 1 Muharram 1432 H sampai 1 Muharram 1433 H). Sedangkan Nishab zakat emas sebesar 20 dinar (1 dinar= 4,25 gr; 20 x 4,25 gr= 85 gr emas) sebagaimana hadits Nabi saw:

“…Tidak ada kewajiban atasmu mengeluarkan zakat emas sehingga kamu memiliki 20 dinar. Apabila kamu memiliki emas sebanyak 20 dinar dan telah berjalan satu tahun maka zakatnya dikeluarkan sebesar setengah dinar” (HR. Abu Dawud dan al-Baihaqi).

Hadits ini pun menjelaskan tentang kadar zakat yaitu sebesar setengah dinar (2,5%).

Cara penghitungannya:

Amir memiliki simpanan emas seberat 100 gr dan sudah melebihi 1 tahun, (mis: 1 gr @ Rp. 400.000), maka zakat yang harus dikeluarkan: 2,5 % x 100 gr = 2,5 gr atau setara 2,5 % x Rp. 400.000 x 100 gr =  Rp. 1.000.000)

Ketentuan Zakat Perak:

  1. Mencapai haul
  2. Mencapai nishab 595 gr perak
  3. Besar zakat 2,5%

Cara Menghitung:

Jika seluruh perak yang dimiliki, tidak dipakai atau dipakainya hanya setahun sekali
Zakat = perak yang dimiliki x harga perak x 2,5 %

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *